Rabu, 08 Agustus 2018

KKN 50 UTM CIPTAKAN “STIK KONG” DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DESA KODAK, SAMPANG



SAMPANG – Kelompok 50 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2018 di Desa Kodak, Kec. Torjun, Kab. Sampang pada hari Selasa (31/07/18), Pukul 13.00 s/d 15.00 WIB melaksanakan kegiatan yang merupakan salah satu program utama KKN 50 yakni Poduk Unggulan STIK KONG atau Stik Singkong. Produk ini merupakan bentuk olahan singkong yang diolah secara praktis, bisa diterapkan sebagai produksi rumahan. Stik singkong ini memiliki varian rasa antara lain: rasa jagung manis, keju serta sapi panggang. Dalam pengolahannya menggunakan bumbu-bumbu yang sederhana, yang umum dijumpai di dapur rumahan.
Sosialisasi pembuatan stik singkong ini dilaksanakan selama 3 hari, ditempat yang berbeda-beda yakni: Dusun Gelegur, Dusun Masaran dan Dusun Jenun. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan stik singkong di Desa Kodak yang merupakan makanan dasar berbahan singkong, dimana singkong merupakan tanaman yang mudah dijumpai di desa terkait. Dari ketiga dusun tersebut, memiliki tingkat partisipasi yang berbeda-beda ujar Maulana selaku penanggung jawab sosialisasi produk unggulan.


Warga yang ikut serta dalam sosialisasi stik singkong ini berjumlah 36 IRT, antara lain: Gelugur 11 IRT, Masaran 20 IRT dan Jenun 15 IRT. Banyak yang berpendapat sangat senang dengan adanya sosialisasi terkait, karena merupakan salah satu cara mengisi waktu luang dengan belajar mengolah olahan tanaman berbahan dasar singkong. “stik singkong rasanya enak dan gurih” ucap Sa’diyah warga dusun Gelugur.
Hamzah Fansuri selaku koordinator desa berharap “harapan kami dalam program ini, semoga dapat terlaksana secara berkelanjutan pada masyarakat desa Kodak yang diproduksi sebagai produk rumahan” ujarnya. KKN 50 Universitas Trunojoyo Madura juga siap membantu dalam memasarkan produk STIK KONG” baik secara offline maupun online. KKN 50 juga membuatkan Blog Desa Kodak yang dapat dijadikan sebagai sarana pemasaran “STIK KONG”. Dengan demikian, jika produk ini berhasil dikembangkan maka akan dapat meningkatkan perekonomian di desa Kodak, Kabupaten Sampang.

Penulis: Moh. Hamzah Fansuri (Kordes KKN 50) 




0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review